Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Selama Masa Tanggap Darurat COVID19

Senin, 06 April 2020 | 10:19:41   Dibaca: 2130 kali
PEKANBARU - Sesuai dengan arahan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau melakukan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor selama masa tanggap darurat bencana Covid-19.
 
Plt Kepala Bapenda, Syahrial Abdi mengungkapkan, Gubernur Riau sangat memahami kondisi masyarakat saat ini. Untuk itu, ia menginstruksikan agar Bapenda dapat meringankan beban masyarakat khususnya pajak kendaraan.
 
"Maraknya pandemic Covid-19, daya beli masyarakat Riau saat ini mengalami penurunan. Hal tersebut secara otomatis akan memperlambat perputaran roda ekonomi di provinsi ini," ujarnya, Jumat (03/04/20).
 
Syahrial Abdi menuturkan, pihaknya juga telah melakukan rapat bersama Tim Samsat Riau pada hari Kamis (2/4) kemarin. Melalui rapat tersebut, telah diputuskan bahwa Pemprov Riau memberikan pembebasan denda pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat Riau yang kendaraannya jatuh tempo pada masa periode tanggap bencana, yaitu tanggal 17 Maret 2020 hingga 29 Mei 2020.
 
“Selama ini masyarakat Riau termasuk masyarakat yang taat pajak. Namun kondisi saat ini membuat mereka kesulitan untuk melakukan pembayaran pajak ke kantor Samsat. Sehingga tiba jatuh tempo akhirnya mau tidak mau kendaraan mereka terkena denda keterlambatan,” lanjutnya.
 
Terangnya, wajib pajak bisa menunda pembayaran pajak kendaraan tanpa dikenakan denda keterlambatan.
 
“Jadi wajib pajak bisa menunda pembayaran pajak kendaraan tanpa dikenakan denda keterlambatan. Misalkan, si A jatuh tempo pajak kendaraannya tanggal 30 Maret, namun karena situasi dan kondisi saat ini membuat si A terlambat bayar pajak. Selanjutnya, si A bisa membayarkan pajaknya setelah masa pembebasan sanksi antara tanggal 29 Mei 2020 sampai dengan 15 Juni 2020. Kalo pembayarannya lewat tanggal 15 Juni, dendanya berlaku kembali” jelasnya.
 
Syahrial Abdi mengatakan, kebijakan ini hanya untuk wajib pajak yang jatuh tempo pada periode tanggap darurat tersebut namun belum membayarkan pajak kendaraannya dan akan diberlakukan sesuai dengan situasi dan kondisi kedepannya. Baik itu terkait perpanjangan waktu atau tidaknya.
 
Plt Kepala Bapenda Riau ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan keringanan pajak tersebut melalui aplikasi e-Samsat atau Samsat Online Nasional (Samonas) yang bisa di download melalui Playstore android.
 
"Jangan lupa terus memperhatikan protokol kesehatan, mari kita manfaatkan momen ini dengan baik. Kalau untuk perpanjangan waktu akan kami tinjau ulang," tutupnya.

Artikel

Selasa, 19 Desember 2017 - 11:25:29 WIB

Gubernur Riau: Pengelolaan DIPA Harus Transparan Dan Akuntabel

...

Selasa, 19 Desember 2017 - 09:46:34 WIB

Ka Bapenda Rencanakan Giat Opstib Tahun 2018

Pekanbaru – Kepala Bapenda Riau, Drs H Indra Putrayana M.Si merasa perlu untuk melaksanakan kembali operasi penertiban Pajak Kendaraan Bermotor tahun 2018 mendatang. Hal ...